Songsong Perkuliahan Tatap Muka, STIH Sultan Adam Adakan Vaksinasi Dosen, Karyawan, dan Mahasiswa

Banjarmasin, 23 Juli 2021. Seperti janji Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam (STIH SA ) Banjarmasin,  Dr H Abdul  Halim Shahab pada Sidang  Senat Terbuka Dies Natalis XXXVIII dan Wisuda Progam Sarjana serta Magister pada bulan lalu, STIHSA menggelar vaksin massal gratis kepada mahasiswa setelah terlebih dulu baik tenaga akademiknya  divaksin.

Vaksinisasi massal yang  digelar di halaman kampus  STIHSA , Jalan Sultan Adam Kota Banjarmasin Jumat (23/7/2021) itu bertujuan selain mensukseskan program pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid19 juga menjadi syarat bagi kampus untuk persyaratan menyongsong pengaktifan kembali Perkuliahan Tatap Muka (PTM) ) di STIH SA. Wakil Ketua I STIH Sultan Adam Banjarmasin Muslimah Hayati, S.Ag., S.H., M.H. menjelaskan, vaksinasi ini berkerja sama dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Target kita hari ini sebanyak 400 orang, 200 dari mahasiswa dan alumni serta 200 lagi dari masyarakat umum,” ungkapnya kepada wartawan di sela kegiatan

Menurutnya, hingga saat ini yang sudah terdaftar dan tervaksin sebanyak 220 orang.

“Jadi target 400 orang, siang ini insyaAllah sudah selesai,” katanya.

Sementara itu, berkaitan dengan rencana pelaksanaan PTM tegas Muslimah Hayati, telah diperbolehkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud RI, dengan salah satu syaratnya adalah vaksinasi dosen dan mahasiswa.

“Jadi secara tertulisnya kita mengharapkan setelah vaksin pertama dan dilanjutkan vaksin kedua, paling tidak syarat administrasi sudah,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Muslimah Hayati, pihaknya tetap meminta petunjuk dan arahan dari Pemerintah Provinsi Kalsel, apakah memang dimungkinkan untuk tatap muka atau tidak.

“Jadi tergantung kondisi di daerah masing-masing, itu arahan dari Dirjen Dikti,” katanya.

Muslimah Hayati menambahkan, rencananya PTM akan dilaksanakan September mendatang.

“Jadi, masih ada sekitar sebulan lebih untuk menyelesaikan vaksin pertama dan tahap kedua,” katanya.

Sedangkan sarana dan prasarana penunjang lainnya, sudah disiapkan pihak STIH Sultan Adam untuk penerapan protokol kesehatan, seperti penyediaan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, dan lainnya, sehingga tinggal menunggu arahan dari pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://fpi.susu.ru/ https://fp3.unulampung.ac.id/ https://perpus.unulampung.ac.id/